Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Kie Raha Kota Ternate sabtu, (22/01/2021) melepas 320 mahasiswa untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun Akademik 2021-2022.

Foto Ical: Ketua Panitia KKN Idrus Ahmad, M.Pd saat menyampaikan Laporan Panitia

Ketua Panitia Kuliah Kerja Nyata (KKN) STKIP Kie Raha Kota Ternate tahun akademik 2021-2022 Idrus Ahmad, M.Pd dalam laporannya mengatakan KKN adalah kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan oleh mahasiswa kurang lebih dua bulan, terhitung tanggal 22 Januari sampai 22 Maret 2022 di kampus STKIP Kie Raha Kota Ternate dan di beberapa Kelurahan yang berdekatan dengan kampus. Menurut Idrus pertimbangan KKN dilaksanakan di kampus karna para mahasiswa ini telah menyelesaikan Magang Kerja Guru (MKG), di samping melaksanakan KKN mahasiswa bisa konsultasi proposal dan skripsi di pembimbing masing-masing. Paparnya.

Selain itu, lanjut Idrus KNN dilaksanakan di kampus karna sesuai kalender akademik STKIP Kie Raha Kota Ternate wisuda untuk mahasiswa angkatan 2018 dicanangkan akan dilaksanakan di bulan juli 2022. Idrus yang juga Kepala UPT-MKG itu menambahkan pelaksanaan KKN tahun 2022 ini mengangkat tema “Hijaukan Kampus, Budayakan Tradisi Akademik”. Mahasiswa yang melaksanakan KKN itu berjumlah 320 orang dan didistribusikan menjadi enam kelompok dengan penamaan kelompok berbasis kearifan lokal, yaitu: 1. Kelompok Fagogogru, 2. Kelompok Saruma, 3. Kelompok Hibualamo, 4. Kelompok Kie Raha, 5. Kelompok Makugawene, dan 6. Kelompok Mari Moi. Ungkapnya.

Foto Ical: Ketua STKIP Kie Raha Kota Ternate Dr. Sidik D. Siokona, M.Pd saat menyampaikan sambutan

Ketua STKIP Kie Raha Kota Ternate Dr. Sidik D. Siokona, M.Pd dalam sambutannya mengatakan “sejak tahun 2011 STKIP Kie Raha Ternate sudah memiliki 10 Program Studi, dan tidak bisa menambahkan Prodi baru karena batas jumlah Prodi di sekolah tinggi hanya 10 prodi. Untuk itu, tutur Sidik STKIP Kie Raha juga merencanakan untuk pengalihan status dari Sekolah Tinggi menjadi Institut Pendidikan, Sains dan Teknologi (IPST) Kie Raha”. Katanya.

Dia juga menyampaikan kepada mahasiswa jangan malas belajar, terus belajar dan merubah diri ke arah kebaikan. Sidik menambahkan mahasiswa yang melaksanakan KKN selain membersihkan lingkungan dan menanam pohon di kampus, mahasiswa KKN juga melaksanakan program di masyarakat atau Kelurahan. Di akhir sambutannya, ia berpesan kepada mahasiswa agar memanfaatkan media sosial (Medsos) untuk menebar kebaikan jangan menyebar berita hoax atau ujaran kebencian. Tutupnya. *Guanen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Visit Us On FacebookVisit Us On Instagram